Senin, 29 Juni 2015

7 TRADISI UNIK SAAT RAMADHAN DI BERBAGAI BELAHAN DUNIA


7 TRADISI UNIK SAAT RAMADHAN DI BERBAGAI BELAHAN DUNIA

Di negara-negara ini memiliki tradisi berbeda-beda untuk mengisi aktivitas sepanjang Bulan Ramadan. Berikut beberapa fakta unik Ramadan di berbagai negara;
1. Turki
Lokasinya yang strategis di persilangan dua benua, menjadikan budaya Turki merupakan campuran budaya Timur dan Barat yang unik yang sering diperkenalkan sebagai jembatan antara dua buah peradaban. Selama Ramadan, hiburan malam masih diizinkan untuk beroperasi.
2. Amerika Serikat
Masjid-masjid di Amerika justru berhias di masa Ramadan, sebutlah saja Masjid Nurul Mustafa, di pinggir Kota Johnston County, North Carolina yang selalu diberi hiasan lampu warna-warni untuk menyemarakkan suasana.
3. Australia
masjid favorit yang paling sering dikunjungi adalah Masjid Lakemba. Anda harus datang lebih awal, sebab parkir mobil di masjid ini selalu penuh.
4. Rusia
menjalani puasa di negeri ini mungkin perlu lebih banyak perjuangan. Jika di negara-negara lain puasa hanya berlangsung kurang lebih 13-15 jam, di Rusia bisa menjcapai 17 jam. Di negera ini kini terdapat 8 ribu masjid dengan 20 umat muslim yang 2 juta di antaranya tinggal di Ibu Kota Rusia, Moscow.
5. Antartika
penduduk Antartika memerlukan aplikasi khusus untuk mengingatkan mereka saatnya beribadah, umumnya berbuka dan bersahur.
6. Arab Saudi
tradisi kebersamaan umat Muslim di negara ini sangat kental. Di Masjidil Haram, Kerajaan Saudi saat berbuka biasanya digelar taplak-taplak meja panjang untuk jamuan berbuka bersama.
7. Mesir
Di Mesir terdapat sebuah meriam tua di dataran tinggi Moqattam dekat Citadel yang digunakan sebagai penanda Bulan Ramadan tiba. Tiap waktu imsak dan buka puasa, meriam ini disulut hingga mengeluarkan bunyi dentuman yang keras. Meriam ini dikenal penduduk setempat dengan nama Hajjah Fatimah. (Berbagai sumber)

Kamis, 11 Juni 2015

10 Kisah Seram Hantu Penunggu Lawang Sewu Gentayangan

10 Kisah Seram Hantu Penunggu Lawang Sewu Gentayangan

   Besar kemungkinan, bagi kamu yang tinggal atau pernah berkunjung ke Semarang tentunya tahu yang namanya gedung Lawang Sewu. Usut punya usut, ternyata gedung yang dibangun pada tahun 1904 itu terletak di bundaran Tugu Muda yang saat masa penjajahan arena itu disebut Wilhelminaplein. Dijuluki sebagai Lawang Sewu atau dalam bahasa Indonesia yaitu Seribu Pintu, karena bangunan ini benar-benar memiliki pintu yang sangat banyak.
10 Kisah Seram Hantu Penunggu Lawang Sewu Gentayangan

Diperkirakan telah 110 tahun lamanya Lawang Sewu berdiri dan menjadi saksi sejarah sekaligus kehidupan rakyat Semarang sehingga membuat Lawang Sewu memiliki banyak sekali kisah. Di mulai dari kisah heroik, bahagia dan menyedihkan. Tak tanggung-tanggung bahkan hingga kisah mengerikan juga ada. Seperti apakah kisah-kisah seram yang ada di Lawang Sewu? Sebagaimana yang kami pantau langsung dari kapanlagi.com, ini dia ulasannya yang akan membuatmu merinding tatkala membacanya!

1. Hantu Wanita Berambut Panjang
Ada salah satu cerita penampakan yang paling dikenal di Lawang Sewu adalah sosok wanita berambut panjang. Tak hanya sebatas itu, bahkan dalam beberapa acara uji nyali di stasiun TV swasta di Indonesia, sosok itu acap kali muncul di kamera. Namun hingga saat ini tak ada yang tahu misteri sosok hantu wanita itu. Hanya saja, penampakan makhluk astral wanita berambut panjang itu sering kali terlihat di lorong-lorong sepanjang gedung Lawang Sewu. Mereka yang pernah menjadi saksi mata, menyadari wanita itu berjalan seakan mencari sesuatu dengan tatapan kosong dan aura mengerikan. Apakah kamu percaya?

2. Aroma Aneh Penjara Berdiri
Di ruang bawah tanah Lawang Sewu terdapat penjara berdiri. Kala itu sebanyak 5 sampai 6 orang tahanan dijejalkan ke dalam kotak yang hanya berdiameter sekitar 60 cm x 1 meter, para tahanan itu berdiri berdesakan kemudian ditutup pintu besi hingga mereka semua mati. Seandainya masih ada yang hidup, maka kepala mereka akan dipenggal dan mayatnya akan dibuang ke sungai kecil di samping Lawang Sewu. Konon karena aksi penyiksaan di penjara berdiri itu, hingga saat ini aroma-aroma aneh dan misterius mulai dari bau anyir darah masih bisa tercium

3. Lorong Hantu Bawah Tanah
Di bagian bawah tanah Lawang Sewu yang juga terdapat penjara serta bunker ternyata juga memiliki sebuah lorong yang dianggap sebagai lorong hantu. Konon, jika seseorang berjongkok dan diam di lorong itu maka dia akan mendapatkan kejutan yang menarik.
Kejutan itu adalah sebuah sosok bayangan berbentuk seperti manusia yang tergantung di atas dengan mata hijau menyala. Bayangan itu akan berjalan merangkak dari atas berusaha mendekati siapa saja yang berhasil melihat sosoknya, persis seperti bayi tetapi merangkak di atas langit. Apakah kamu sanggup melihatnya?

4. Penampakan Bayangan di Langit Lantai Tiga
Sebagai lokasi wisata budaya, sejarah, dan beberapa mistis, Lawang Sewu memang menyimpan banyak kisah misterius. Kamu perlu merogoh uang untuk bisa berkeliling Lawang Sewu bersama seorang tour guide. Menurut kabar, ada seorang juru kunci Lawang Sewu yang bisa memperlihatkan keangkeran Lawang Sewu. Hal itu bisa dilihat di sebuah ruangan di lantai tiga Lawang Sewu. Konon juru kunci itu bisa memanggil sang 'penunggu' yang muncul dalam sosok bayangan yang menggantung di langit-langit. Tapi masalahnya, tak semua pengunjung bisa diajak melihat kesempatan istimewa tersebut. 

5. Ada Sosok Yang Memperhatikan
Selain dua penjara di bagian bawah tanah Lawang, ada sebuah ruang penyiksaan oleh tentara Jepang di lantai tiga gedung yang cukup mengerikan. Di ruang itu ada tempat pemasungan kepala dan perantai badan. Bahkan alat untuk memasung dan merantai para tahanan masih ada di sana dengan kondisi berkarat. Lebih seramnya lagi, jika kamu memasuki ruangan ini maka suasana menyiksa yang secara misterius akan kamu rasakan. Ada yang bilang tiba-tiba sekujur tubuh menjadi merinding dan seakan ada sosok yang terus memperhatikan dari kejauhan yang wujudnya tak kasat mata.

6. Teriakan Misteri di Sumur
Apabila suatu saat nanti kamu berkesempatan ke Lawang Sewu maka di salah satu bagian depan halaman gedung akan ada sebuah sumur tua yang setiap harinya selalu dikunci dan tak pernah dibuka. Sumur tua itu berbentuk tembok meninggi dengan bagian dasar tanah dan bagian atapnya adalah genting warna merah. Menurut rumor yang beredar, di malam-malam hari nan sepi acap kali terdengar suara teriakan kesakitan, tangisan dan ketakutan dari tentara Belanda. Sejarah menyebutkan di tempat itulah banyak tentara Belanda yang tewas dengan cara disembelih oleh para tentara Jepang sehingga kabarnya arwah mereka bergentayangan dan ingin menuntut balas atas kematian mereka yang tak wajar.

7. Penampakan di Ruang Utama
Untuk masuk ke Lawang Sewu kamu harus melewati sebuah pintu gerbang besar sebelum menuju ruangan utama. Beberapa orang yang melintasi area ini memiliki banyak sekali pengalaman penampakan hantu. Yang petama adalah penampakan tangan hitam besar yang menutupi jendela. Lalu di bagian sudut langit-langit ruang utama, pernah ada cerita seseorang yang tak sengaja menyenter di malam hari dan melihat sosok mirip pocong berwajah rusak. Seakan kurang, pernah juga ada yang mengaku melihat bayangan putih yang berlari menembus tembok. Seandainya kamu masih tak percaya, mungkin kamu harus menyempatkan waktu untuk menapakan kaki di Lawang Sewu saat malam hari.

8. Serdadu Belanda Penjaga Pintu
Menurut salah seorang penjaga gedung Lawang Sewu, salah satu titik di mana sosok makhluk kasat mata itu acap kali memperlihatkan diri adalah bagian pintu depan paling barat atau paling timur. Konon, dipercaya sosok penjaga di pintu dengan arah berlawanan itu adalah para serdadu tentara Belanda lengkap dengan senjata laras panjang. Apabila ada seseorang yang menyadari serdadu hantu itu, maka akan diawali dengan hembusan angin agak kencang ataupun semilir yang dibarengi oleh bau-bau misterius mulai dari wangi kemenyan hingga bau anyir darah yang membusuk. Bagaimana menurutmu apakah ini mengada-ada?

9. Kesurupan di Penjara Jongkok
Selain penjara berdiri, ada penjara jongkok pula di bagian bawah tanah Lawang Sewu yang tak kalah sadisnya. Dulu sekitar 5 sampai 9 tahanan dimasukkan ke dalam kotak berukuran 1,5 meter persegi dengan tinggi 60 sentimeter. Para tahanan saling jongkok berdesakan di dalam sana dan kotak itu lalu diisi air seleher dan ditutup dengan teralis besi sampai semua tahanan mati. Hingga saat ini, kondisi penjara jongkok sangat gelap dan penuh air semata kaki. Konon apabila kamu ke penjara jongkok ini sebaiknya jangan melamun, sebab mereka yang pikirannya kosong akan dengan mudah kesurupan. Selain itu, suasana di penjara jongkok sangat pengap dan gelap sehingga dipasang lampu temaram. 

10. Suara Jeritan Noni Belanda yang Ketakutan 
Selain hantu tentara Belanda dan Jepang, hantu perempuan tidak kalah seram di tempat tersebut. Dari dalam gedung tersebut sering kali terdengar jeritan-jeritan suara perempuan yang diperkirakan jeritan itu bersumber dari jerit noni-noni Belanda. Bahkan, setiap muncul jeritan pasti disusul suara derap sepatu laras tentara Belanda dan Jepang. Tampaknya arwah mereka kompak, akan tetapi suara jeritan itu diperkirakan adalah jeritan noni Belanda yang ketakutan tatkala melihat aksi pembantaian Jepang terhadap tentara Belanda. Konon, dulunya banyak tentara Belanda yang tewas disembelih oleh tentara Jepang. Sehingga suara jeritan itu kadang disusul jeritan tentara Belanda yang kesakitan. Namun, dari sekian banyaknya makhluk halus yang menjaga gedung Lawang Sewu tersebut, menurut beberapa paranormal asal Semarang tidak akan mengganggu masyarakat jika mereka nekat masuk ke dalam gedung.

Rabu, 10 Juni 2015

GAMBAR ANAK ANAK PALING DISTURBING

BADASS KIDS: LUKISAN ANAK-ANAK PALING DISTURBING


childrens-drawings-06
Masih ingat kehidupan kanak2 kalian? Apa kalian masih polos dan unyu2 saat masih kecil, suka disuapin mamah papah sambil nonton VCD Jepang (maksudnya video Chibi Maruko Chan ama Pasukan Turbo)? Kalau ya, bersyukurlah sebab kalian nggak seperti anak2 di bawah ini. Beberapa lukisan karya anak2 yang dikumpulkan dari berbagai tempat ini benar2 disturbing. Sepertinya kalo nggak dididik dengan benar, anak2 ini bakalan tumbuh jadi psikopat. Beberapa juga kayaknya punya indra keenam. Berikut ini beberapa lukisan karya anak2 yang menggelisahkan dan menakutkan (beberapa ada yang diambil dari film, tapi sisanya benar2 nyata).
Gambaran ini gue dapat dari internet ketika seorang tante meminta keponakannya menggambar teman khayalannya bernama “Serena”. Hufh ... gue harap dia benar2 imajinasi si anak.
childrens-drawings-01
Rancangan sebuah menara, di atas adalah tempat bunuh diri massal dan di lantai bawah ada maniak dan korban2nya ... kayaknya si anak yang bikin ini butuh tes psikopat.
death-tower
Jika Alex naek sepeda lagi ... inilah yang akan terjadi. Hmmm ... kalo boleh kritik, tambahin warna merah biar genangan darah di kepalanya lebih nyata ya.
childrens-drawings-09
Seorang anak umur 3 tahun menggambarkan 3 teman imajinasinya yang punya lubang di dada mereka yang katanya adalah bekas tembakan.
childrens-drawings-15
Siapa tuh “The Taking Boy”?
Creepy-Drawings-13
Seorang anak umur 5 tahun menggambar ini dan ketika ibunya siapa yang ia gambar, ia menjelaskan bahwa itu adalah wajah yang sering ia lihat mengintip dari luar jendela. Kalo gue jadi keluarga mereka, gue langsung pindah rumah.
Creepy-Drawings-15
Surat ini ditujukan seorang anak untuk babysitternya. Calon Jason Vorhees kayaknya.
creepy-kids-drawings-valerie-babysitter-axe-head-cutoff
Ini gue dan bokap menari di atas makam nyokap.
desktop-1419963081
Aku sayang syaiton :D
disturbing-kids-drawings-funny-19
Kim Kardashian vs Hulk! Yeah ... those b*tches deserve to die!!!
hulk
Tragedi potongan daging. Warna merahnya meresahkan.
kidsdrawing-3
Gue bayangin ayam di film “Jomblo” tapi isinya psikopat.
childrens-drawings-12
Bayangin kalo adek kalian nggambarnya kayak gini, langsung dibacain ayat Kursi.
childrens-drawings-10
Anak kecil digandeng 3 figur yang meresahkan.
childrens-drawings-20
Ini dari sebuah film tentang seorang keluarga yang pindah ke rumah baru dan mengelupas wallpaper dindingnya, hanya untuk menemukan gambar disturbing ini.
childrens-drawings-04
Hobi yang meresahkan (dari film “Ring”).
childrens-drawings
Suasana Natal yang grotesque.
childrens-drawings-16
Temen imajinasiku seorang …. seorang ….
childrens-drawings-14
childrens-drawings-14c
childrens-drawings-14b  
ini anak gedenya jadi apa ya?
childrens-drawings-02b
massacre
Lukisan disturbing ini katanya digambar oleh seorang Palestina. Ngenes ya ada anak yang tumbuh di tengah perang seperti ini.
Palestinian-childrens-drawing3
Gambar ini jujur dan bikin gue sedih, Aku benci perceraian!
disturbing-drawings-by-children-15
Yang terakhir ini gue nggak tahu nyata apa nggak, tapi katanya buatan seorang seniman di devian.art. menceritakan seorang gadis dan teman khayalannya bernama Lisa AKA Kunti.
LISA    6aqLftV
HIIIYYYY …..

TEORI TERRAFORMING DAN KOLONISASI PLANET LAIN

THE EXODUS THEORY: TEORI TERRAFORMING DAN KOLONISASI PLANET LAIN


earth shines above a moon that advanced technology has rendered habitable
Buat kalian pecinta fiksi ilmiah, pasti sudah nggak asing ama istilah “terraforming” yakni mengubah habitat planet lain agar dapat didiami manusia. Terrafoming barulah teori, sebab untuk melaksanakannya dibutuhkan biaya dan tenaga yang luar biasa besar. Namun terraforming bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan manusia, apalagi dengan kemajuan teknologi di masa depan. Hanya karena manusia belum “kepepet” aja untuk menciptakan habitat baru, maka ide terraforming belum benar2 dipikirkan secara serius dan hanya terbatas di film2 aja. Namun apabila habitat di Bumi benar2 sudah rusak, mungkin terraforming dan kolonisasi planet lain menjadi satu2nya pilihan agar manusia dapat bertahan hidup.
Terraforming mencakup beberapa langkah, yakni menyesuaikan suhu agar bisa didiami manusia (beberapa planet terlalu panas atau terlalu dingin), menyediakan atmosfer agar manusia bisa bernapas, serta menyediakan air agar kehidupan bisa berkembang di dalamnya. Ada beberapa objek di tata surya kita yang dipertimbangkan dapat di-terraforming untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sejauh ini ada 7 objek yang memungkinkan exodus manusia besar2an dari Bumi, yakni Mars, Ceres, Venus, Merkuri, Europa, Callisto, dan Bulan kita sendiri. Ini dia bahasannya (sambil puyeng sendiri).
1. Mars
image
Mars memang menarik perhatian manusia sejak dulu. Lokasinya yang masih berada di dalam “habitable zone” dan cukup dekat dengan Bumi (walaupun perjalanan ke sana memakan waktu 3 tahun), membuat planet ini menjadi target sempurna terraforming dan kolonisasi manusia. Tanah dan atmosfer Mars juga mengandung zat2 yang penting bagi kehidupan, yakni sulfur, nitrogen, hidrogen, oksigen, fosfor, dan karbon. Tak hanya itu. Menurut sejarah, Mars pernah memiliki kondisi serupa dengan bumi, yakni memiliki atmosfer dan air yang melimpah. Namun lautan di Mars menghilang milyaran tahun yang lalu.
Lalu bagaimana mengisi daratan kering di Mars menjadi lautan kembali? Di kutub selatan Mars masih terdapat air dalam keadaan membeku. Apabila simpanan es tersebut dicairkan, maka air akan kembali mengisi lautan Mars. Caranya dengan menggunakan satelit yang dibekali cermin yang terbuat dari bahan kaca PET beraluminium. Cermin tersebut dapat ditaruh di orbit Mars dan seperti kaca pembesar, dapat mengarahkan cahaya matahari untuk mencairkan es yang ada di kutub. Namun langkah itu tak mudah, sebab diameter cermin yang diperlukan sekitar 125 km!
orbital mirror
Setelah masalah air beres, langkah selanjutnya adalah mempertebal atmosfer dan meningkatkan suhu Mars. Mars sangatlah dingin sebagai akibat atmosfer tipisnya. Suhu terpanas Mars tercatat hanya 22 derajat celcius, dan saat malam bisa turun drastis hingga minus 73 derajat celcius. Untuk meningkatkan suhu Mars dibutuhkan gas rumah kaca. Berbeda dengan di Bumi, pemanasan global justru merupakan hal yang menguntungkan di Mars.
Beruntung Mars memiliki cadangan CO2 beku di kutubnya sehingga apabila dicairkan, dapat mengisi atmosfer dengan gas rumah kaca. Tak hanya memanaskan planet. CO2 di atmosfer Mars juga dapat menaikkan tekanan udara planet tersebut. Tekanan udara alami Mars sangatlah rendah, yakni hanya mencapai 0,6 kilopascal, padahal manusia di Bumi terbiasa hidup dalam tekanan 101,3 kilopascal. Apabila dicairkan semua, CO2 di kutub dapat menaikkan tekanan hingga 30 kilopascal. Selanjutnya, tekanan udara dapat dinaikkan dengan bantuan gas2 seperti metana.
mars
Gas rumah kaca lain yang bisa meningkatkan suhu Mars adalah amonia dan metana. Penggunaan amonia memiliki keuntungan lain, yakni mampu menghasilkan gas nitrogen yang penting untuk meniru komposisi atmosfer Bumi (mayoritas gas dalam atmosfer Bumi adalah nitrogen). Amonia dan metana dapat diperoleh dari planet lain dan satelit2nya, semisal dari Titan, satelit Saturnus. Cara “mudah” untuk memasukkan metana ke atmosfer jika kita malas mentransportnya dari planet lain dengan jarak jutaan kilometer adalah dengan menabrakkan asteroid atau komet yang kaya akan amonia ke Mars.
Metana merupakan gas yang berguna banyak bagi proses terraforming. Metana dapat meningkatkan tekanan atmosfer, meningkatkan suhu planet, bahkan mampu menghasilkan air bila direaksikan dengan besi (III) oksida melalui proses berikut.
CH4 + 4 Fe2O3 → CO2 + 2 H2O + 8 FeO
Besi (III) oksida sendiri sangatlah melimpah di tanah Mars, bahkan inilah yang memberikan warna merah bagi planet itu. Sumber energi bagi reaksi tersebut dapat diperoleh dari radiasi matahari. Produk dari reaksi tersebut berupa air dan CO2 yang sangat dibutuhkan oleh proses fotosintesis, apabila tanaman Bumi akan diperkenalkan di planet merah ini. Tumbuhan apa yang mampu hidup di Mars? Penelitian di German Aerospace Centre membuktikan bahwa lumut kerak, tumbuhan perintis di Bumi, mampu hidup bahkan berftosintesis di bawah kondisi yang dibuat semirip mungkin dengan Mars di Mars Simulation Laboratory.
Apabila pemanasan global di Mars menggunakan CO2 dinilai terlalu lambat, maka gas2 rumah kaca berbasis flourine seperti CFC dapat digunakan. Gas2 ini merupakan gas rumah kaca yang ribuan kali lebih kuat ketimbang CO2 (walaupun CFC lebih dikenal karena kemampuannya merusak lapisan ozon). Salah satu cara yang disarankan adalah memuati roket dengan CFC lalu menabrakkannya ke permukaan Mars. Namun jumlah CFC yang dibutuhkan amatlah besar, yakni mencapai 39 juta metrik ton. Ini setara dengan 3 kali produksi CFC dunia selama 1972-1992 (setelah penggunaan AC dan kulkas ber-CFC dilarang). Jika jumlah itu terlalu mustahil untuk mencapai, maka solusinya adalah menambang mineral2 mengandung flour yang secara alami sudah ada di Mars, seperti CF3SCF3, CF3OCF2OCF3, CF3SCF2SCF3, CF3OCF2NFCF3, C12F27N.
Cara lain untuk meningkatkan suhu Mars secara cepat adalah dengan memperkecil albedo atau tingkat kecerahan planet. Menurut teori fisika, benda cerah akan memantulkan panas, sedangkan benda gelap cenderung menyerap panas. Dengan membuat permukaan Mars lebih gelap, maka cahaya matahari akan lebih optimal diserap dan meningkatkan suhu planet. Menggelapkan permukaan Mars dapat dilakukan dengan menebarkan debu dari Phobos dan Deimos, dua bulan Mars. Selain itu, memperkenalkan bakteri, lumut kerak, dan alga juga akan memberi warna gelap pada planet.
Cara lain yang lebih cepat, namun cukup gila, untuk menaikkan suhu Mars adalah dengan menabrakkan asteroid ke planet merah tersebut. Energi tumbukan akan menghasilkan panas yang selanjutnya akan menguapkan CO2 dan air. Asteroid juga mengandung amonia secara alami, sehingga bisa membantu proses terraforming selanjutnya.
Hidrogen adalah gas yang cukup penting bagi terraforming sebab dapat diolah menjadi air. Hidrogen dapat diimpor dari planet lain seperti Jupiter dan Saturnus. Mereaksikan hidrogen dan besi (III) oksida dapat menghasilkan air melalui reaksi:
H2 + Fe2O3 → H2O + 2FeO
Selain itu, mereaksikan hidrogen dengan CO2 melalui reaksi Sabatier dapat menghasilkan metana dan air.
CO2 + 4 H2 → CH4 + 2 H2O
Tak hanya kuantitas, namun kualitas udara juga penting. Atmosfer alami Mars sangatlah miskin oksigen. Namun kita tak perlu mengekspor oksigen dari Bumi. Tanah Mars mengandung senyawa pernitrat dan perklorat yang melalui reaksi kimia dapat diurai menghasilkan oksigen. Elektrolisis juga dapat diterapkan untuk mengubah air di Mars menjadi hidrogen dan oksigen. Fitoplankton juga mampu mengubah CO2 di atmosfer Mars menjadi oksigen.
Berikut ini wajah permukaan Mars setelah di-terraforming.
peta mars setelah terraforming peta mars

2. Ceres
51JHhhtfUlL
Ceres dulu dikenal sebagai asteroid, namun kini naik tingkat menjadi planet kerdil setara Pluto. Usaha terraforming Ceres takkan seambisius Mars sebab Ceres hanya akan dijadikan pangkalan luar angkasa yang akan menghubungkan Bumi dengan planet2 di luar sabuk asteroid, seperti Jupiter dan Saturnus. Bulan2 di Saturnus dan Jupiter kaya akan hidrogen, amonia, dan metana yang selanjutnya dapat diimpor untuk usaha terraforming Mars dan Venus. Asteroid2 juga dapat ditambang untuk keperluan mineral.
Ceres memiliki cadangan air berupa es di permukaannya sehingga bisa menyokong kehidupan. Selain itu, gaya gravitasi Ceres yang kuat serta letaknya yang strategis membuatnya menjadi kandidat yang cocok untuk kolonisasi manusia. Namun ada masalah yang menghadang rencana kolonisasi di Ceres. Letaknya di sabuk asteroid membuatnya rentan terhantam atau bertabrakan dengan ribuan asteroid. Sehingga diperlukan pangkalan militer dengan persenjataan nuklir canggih untuk melindungi koloni Ceres.

3. Venus
TERRAFORMING VENUS
Ide untuk terraforming Venus sudah diajukan oleh Carl Sagan sejak tahun 1961. Masalah yang dihadapi dalam usaha tersebut akan berkebalikan dengan Mars. Apabila Mars memiliki tantangan berupa suhu yang rendah dan atmosfer yang tipis, maka Venus justru memiliki suhu yang terlalu tinggi dan atmosfer yang terlalu tebal.
Venus bukanlah planet yang bersahabat dengan manusia. Suhu permukaan Venus mencapai 450 derajat celcius. Suhu setinggi itu sudah cukup untuk melelehkan logam. lokasinya yang dekat dengan Matahari membuatnya menerima dua kali jumlah panas Matahari ketimbang yang diterima Bumi. Tak hanya itu, atmosfernya yang tebal mengandung CO2 dalam jumlah luar biasa yang berperan sebagai gas rumah kaca, memerangkap panas matahari dan menaikkan suhu planet.
permukaan venus sebelum terraforming
Cara yang dapat digunakan untuk mendinginkan Venus adalah dengan “memayunginya” dengan “solar shade” yang juga berperan ganda sebagai panel solar untuk menghasilkan energi listrik. Usaha ini bakalan mati2an, sebab ukuran “solar shade” yang dibutuhkan adalah empat kali diameter Venus sendiri. Bisa dibayangkan akan sangat sulit bagi penduduk Bumi untuk memproduksinya, apalagi mengirimkannya ke Venus. Namun untungnya, bahan “solar shade” yang diproposalkan adalah nanotube karbon dan graphene yang dapat diproduksi di planet Venus langsung dengan bahan CO2 dari atmosfernya. Material dan energi yang dihasilkan ini juga dapat dimanfaatkan di Bumi sehingga menjadi nilai komersil bagi planet ini.
venus solar shade
Lalu bagaimana cara mengurangi kandungan CO2 yang berlebihan di atmosfer Venus? Salah satu ide cemerlang adalah membombardir Venus dengan gas hidrogen yang selanjutnya akan bereaksi dengan CO2 menghasilkan grafit (bernilai ekonomi) dan air (bermanfaat bagi kehidupan) menurut reaksi Bosch.
CO2 + 2H → C + 2H2O
Jumlah gas hidrogen yang dibutuhkan sangat besar, sehingga dapat diambil dari planet2 gas raksasa (Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus) ataupun satelit2 mereka. Untuk reaksi ini juga diperlukan senyawa besi sebagai katalis yang dapat diperoleh dari Mars, Merkuri, asteroid, hingga Bulan.
Membombardir Venus dengan magnesium dan kalsium juga dapat mengurangi kandungan CO2atmosfer dengan mengubahnya menjadi kalsium karbonat dan magnesium karbonat. Untunglah magnesium dan kalsium oksida secara alami dapat ditambang di permukaan planet.
CO2 yang ingin dibuang dari Venus juga sebenarnya dapat dimanfaatkan dengan cara didinginkan menjadi es kering lalu dikirimkan ke Mars untuk men-terarforming planet tersebut (ingat Mars perlu banyak CO2 untuk memanaskan planet tersebut).
Namun masalah terberat yang akan dihadapi apabila manusia benar2 ingin menguasai Venus adalah masa rotasinya yang sangat lambat. Satu hari Venus setara dengan 243 hari di Bumi, hampir sama dengan masa revolusinya (1 tahun Venus = 224,7 hari Bumi). Dengan kata lain, siang hari di Venus mencapai 116 hari (hampir 4 bulan) lamanya, sama dengan panjang malamnya. Tak hanya manusia yang akan sulit beradaptasi dengan kondisi ekstrim ini, namun juga hewan apalagi tumbuhan. Cara gila untuk mempercepat rotasi Venus adalah dengan melewatkan asteroid atau komet dengan diamater sekitar 100 km dan membiarkan gaya gravitasinya bekerja. Darimana kita dapat asteroidnya dan bagaimana kita bisa “menyopirinya” melewati Venus biarkan menjadi imajinasi kita. Berikut ini adalah peta permukaan Mars setelah di-terraforming. Benua terbesar di Venus akan diberi nama “Aphrodite”, nama Yunani bagi dewi cinta tersebut.
venus
 peta venus setelah terrafoming

4. Merkuri
merkurius
Merkuri memiliki berbagai keuntungan ketimbang planet2 lainnya. Pertama planet ini memiliki medan magnet yang bisa melindunginya dari radiasi mematikan matahari. Walaupun sangat dekat dengan Matahari dengan suhu mencapai 427 derajat celcius, namun wilayah kutub Merkuri memiliki suhu dingin, yakni nol derajat celcius. Ini bisa menjadi lokasi menjanjikan untuk kolonisasi manusia.
Jikapun manusia berhasil menduduki Merkuri, tujuannya bukanlah untuk terraforming, melainkan sekedar kolonisasi saja. Merkuri bisa dibilang sebagai planet paling bernilai ekonomi tinggi. Menjadi planet terdekat dengan Matahari membuat planet ini bisa menghasilkan energi sebesar 6-15 kilowatt per meter persegi! Manusia bisa menangkap energi itu dengan menggunakan panel surya kemudian memanfaatkannya untuk perjalanan antarbintang.
Selain itu, Merkuri juga kaya akan helium-3, bahan tambang yang diperlukan untuk reaksi fusi dingin, sebuah sumber energi alternatif yang kelak bisa menggantikan energi nuklir. Merkuri juga kaya akan besi dan magnesium silikat yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk terraforming Venus. Satu-satunya masalah besar yang akan dihadapi di Merkuri adalah gaya gravitasi Matahari yang masih sangat besar di sana. Sehingga apabila digunakan sebagai pangkalan luar angkasa, akan dibutuhkan energi yang sangat besar untuk meninggalkan planet tersebut.

5. Europa
TERRAFORMING EUROPA
Kalau sejak tadi kita membahas kolonisasi di planet2 terdalam di tata surya, maka kita kini perlu berpikir maju ke depan dan melirik lokasi yang lebih jauh. Sekitar 5,6 milyar tahun yang akan datang, matahari diramalkan akan berubah menjadi bintang merah raksasa. Akibatnya matahari akan membesar dan menelan habis planet2 yang ada di dekatnya, termasuk Bumi serta koloni di Mars dan Venus. Namun kita tak perlu menunggu setengah dari waktu tersebut untuk punah. Sekitar 3 milyar tahun yang akan datang, Matahari akan bertambah panas 33 kali lipat, sehingga lautan di Bumi akan menguap dan kehidupan dengan segera lenyap.
Jika manusia masih ada pada zaman itu, maka mereka harus segera mengungsi ke lokasi yang lebih jauh, minimal Jupiter. Europa sebagai salah satu bulan Jupiter menjadi kandidat terbaik kolonisasi. Europa mengandung air yang sangat banyak, walaupun sebagian besar berupa es karena suhunya yang teramat dingin. Atmosfer Europa sudah mengandung oksigen, namun tetap saja jumlahnya masih kurang cukup untuk manusia agar bisa bernapas. Solusinya dengan memecah molekul es di permukaan Europa menjadi hidrogen dan oksigen.
Suhu Europa dapat dinaikkan dengan mengimpor amonia ke dalam atmosfernya sebagai gas rumah kaca. Beruntung, Jupiter, planet tetangganya, cukup kaya akan amonia. Metana juga merupakan gas yang diperlukan untuk menaikkan suhu Europa yang menggigil serta menaikkan tekanan atmosfernya agar dapat dihuni. Sumber metana terdekat adalah Titan, salah satu bulan Saturnus. Metana juga dapat diperoleh dengan mereaksikan hidrogen (yang merupakan hasil sampingan pemecahan air menjadi oksigen di atas). Metana, seperti telah dijelaskan dalam terraforming Mars, selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan CO2 dan air yang berperan dalam fotosintesis.
Masalah lain adalah: walaupun jauh dari ancaman radiasi UV matahari, namun Jupiter sebagai planet tetangganya ternyata juga memancarkan radiasi yang sama mematikannya. Untuk itu dibutuhkan usaha ekstra dengan memasukkan gas2 yang tepat untuk menangkal radiasi tersebut ke atmosfer, contohnya ozon.

6. Callisto
TERRAFORMING CALLISTO
Callisto sebagai salah satu bulan Jupiter juga menjadi perbincangan sebagai salah satu calon Bumi baru. Callisto dipilih karena stabiilitas geologinya serta letaknya yang cukup jauh dengan Jupiter sehingga meminimalkan ancaman radiasi planet tersebut. Project HOPE adalah proyek yang mewacanakan kolonisasi di Callisto, sedangkan kolonisasi di Europa dirancang oleh “Artemis Project”. Callisto juga dapat dirancang menjadi markas eksplorasi luar angkasa bagi pesawat2 antariksa yang hendak menjelajah lebih jauh ke luar tata surya untuk mencari rumah baru bagi manusia. Tujuannya adalah eksoplanet2 (planet2 di luar tata surya) yang diduga mampu menyokong kehidupan tanpa harus di-terraforming, contohnya adalah Gliese.

7. Bulan
moon base
Wacana untuk mengeksploitasi Bulan sudah muncul jauh sebelum manusia mendarat di sana. Project Horizon adalah proyek ambisius Amerika Serikat untuk membuat pangkalan militer di Bulan pada 1959 (Untuk melawan alien mungkin), walau tak pernah terlaksana. Jika manusia hendak mengkolonisasi Bulan, maka langkah paling efisien adalah tinggal di kutub utara maupun selatan Bulan. Kedua lokasi ini cukup menggiurkan karena mengandung air dalam bentuk es serta kaya akan energi matahari. Akan tetapi, lokasi yang komersial justru wilayah ekuator (khatulistiwa)-nya yang mengandung konsentrasi Helium-3 yang tinggi. Perlu diketahui bahwa helium-3 adalah bahan tambang yang sangat jarang ditemukan di Bumi dan nilainya 150 kali nilai emas.
Namun masalah suhu ekstrim serta panjangnya siang dan malam yang gila-gilaan bakal dihadapi para penambang Bulan ini. Saat siang (mencapai 354 jam), suhu bisa mencapai 107 derajat celcius. Sedangkan saat malam (354 jampula), suhu turun drastis hingga minus 153 derajat celcius. Untuk mengatasinya, banyak yang menyarankan koloni bawah tanah, yang tak hanya melindungi penduduknya dari fluktuasi suhu, namun juga dari ancaman radiasi hingga hantaman meteor. Ahli lain menyarankan penggunaan kubah2 untuk menciptakan habitat mirip Bumi di permukaan Bulan.
Sumber energi bagi koloni dapat berasal dari bahan tambang helium-3 sendiri yang dapat dimanfaatkan untuk reaktor fisi. Menariknya, selanjutnya energi tersebut dapat digunakan untuk menciptakan “matahari buatan” dalam koloni, dimana mereka bisa mengatur siang dan malam mereka sendiri sesuai dengan waktu Bumi. Dan untuk mempermudah transportasi dari Bulan ke Bumi, dapat dibangun space elevator. Terdengar seperti fiksi ilmiah buat kalian?

Terraforming terdengar seperti ide yang bombastis, namun ternyata secara sains memungkinkan. Satu-satunya permasalahan serius yang belum bisa dipecahkan sains hingga kini adalah rekayasa magnetosfer. Bumi memiliki magnetosfer untuk melindunginya dari ancaman radiasi dan tumbukan partikel yang dihasilkan Matahari. Namun planet dan satelit yang akan di-terraforming sebagian besar tak memilikinya. Hingga kini belum ada ide bagaimana memecahkan masalah tersebut. Cara terbaik adalah dengan menggunakan generator medan magnet raksasa yang dengan teknologi sekarang mustahil dibuat (bisa dibayangkan bagaimana mendapat listrik di planet lain).
Selain itu, terraforming juga terbentur masalah etika. Pihak yang setuju akan terraforming akan beralasan langkah tersebut penting sebagai tanggung jawab manusia menjaga kelestarian makhluk hidup di Bumi agar tidak punah (dengan memindahkannya, seperti bahtera Nuh). Namun mereka yang menentang beranggapan terraforming dapat merusak habitat alami planet tersebut, apalagi jika planet tersebut ternyata sudah memiliki kehidupan. Kehadiran manusia dapat memusnahkan kehidupan yang terlebih dahulu ada, yang walaupun hanya sebentuk makhluk bersel satu, tetap saja dianggap tak etis. Selain itu, ego manusia juga akan menjadi masalah penting yang harus dipecahkan. Negara2 akan mengklaim wilayah di koloni2 baru itu dan memecah belahnya dengan isu politik, bahkan mungkin berperang demi memperebutkan secuil tanah di dunia baru tersebut.
Namun apapun pendapat mereka, ada banyak waktu untuk berargumen, sebab sepertinya terraforming ini hanya sebatas impian untuk saat ini. Yang jelas, kalo manusia diberi pilihan tinggal di Bumi atau exodus ke planet lain, gue jelas memilih pergi ke planet yang sudah di-terraforming. Siapa tak mau tinggal di tempat dengan pemandangan malam yang mencengangkan seperti ini?
WPQA82AA